Kwang Koan Kopi Johny Menggunakan Kopi Toraja

Kwang Koan Kopi Johny Menggunakan Kopi Toraja – Nama kedai Kopi Johny menjadi pembicaraan terhangat diakhir 2017 lalu. Tempat ngopi tersebut menjadi viral di sosial media sehubungan dengan pengacara Hotman Paris Hutapea yang selalu mengekspos kedai kopi ini pada akun instagram miliknya.

Kedai kopi tersebut ramai dikunjungi pelanggan setiap harinya baik warga sekitar Jakarta maupun yang datang dari luar Jakarta yang ingin mencicipi kopi yang disediakan oleh kedai Kopi Johny. Kedai Kopi Johny menggunakan jenis biji kopi Toraja dalam penyajian kopinya.

Seperti yang kita ketahui, Kedai Kopi Johny pertama kali didirikan oleh ayah Johny Poluan di Makassar, Sulawesi Selatan yang kemudian diturunkan kepada Johny dan dikembangkan di Jakarta.

Jenis kopi yang di gunakan kedai Kopi Johny merupakan jenis biji kopi yang berasal dari Sulawesi Selatan yaitu biji kopi Toraja. Toraja adalah daerah pegunungan yang basah dan lembab dengan kontur dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 1.200 mdpl dan berjenis tanah endapan yang memberikan keunggulan mampu memberikan kualitas kopi dengan keunikan dari segi rasa dan aroma serta mempunyai letak geografis area yang sangat cocok untuk pengembangan budidaya kopi dengan kualitas terbaik. Selain itu, Toraja mempunyai pesona alam yang sangat indah dan tidak dapat ditemukan di wilayah Indonesia lainnya.

Toraja merupakan salah satu kota penghasil kopi arabika di Indonesia dengan aroma yang memikat selera para penikmat kopi saat diseduh.

Pada tahun 2005 kopi Toraja telah dipatenkan oleh salah satu perusahaan di Jepang yang bernama Key Coffee. Kopi Toraja dianggap sebagai barang mewah karena 40 persen kopi yang beredar di Jepang adalah kopi Toraja dan merupakan kopi yang sangat digemari peminat kopi di negara matahari tersebut. Peminat kopi di Jepang berasal dari kalangan menengah keatas karena harga untuk mendapatkan secangkir kopi tersebut cukup tinggi.

Karakter yang dimiliki kopi Toraja secara umum menampilkan ciri rempah-rempah seperti kayu manis (sejenis jahe) dan lada  hitam, rasa manis yang diberikan berhubungan erat dengan kekentalan kopi yang didapat.

Ada dua jenis kopi Toraja dengan cita rasa yang berbeda yaitu :

  • Kopi Toraja Kalosi

Kopi Toraja Kalosi memiliki aroma kopi yang spesial dengan tingkat keasaman yang rendah, halus, lembut, dan memiliki citarasa floral dan fruity. Dengan sensasi rasa yang kuat dan kecut sehingga pada saat diminum akan terasa pahit diujung lidah. Kopi tersebut lebih bening atau lebih mirip teh pekat.

  •  Kopi Toraja “Queen of Coffee”

Kopi Toraja jenis Arabica yang disebut “Queen of Coffee” memiliki aroma yang khas seperti aroma tanah. Rasa pahit yang diberikan lebih menonjol, namun dengan kadar asam yang rendah tidak membuat mual ketika meminumnya.

Kopi Toraja bila disajikan menggunakan cara tradisional akan semakin memperkuat citarasa yang diberikan kopi tersebut. Tidak diragukan lagi mengapa kedai Kopi Johny memilih jenis kopi Toraja sebagai kopi pilihan karena kopi tersebut memang memiliki kualitas terbaik.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *