Kopi Ludah Monyet
Salam Kopi Johny – Kopi sering dijadikan pelengkap saat bersantai dengan teman. Beragama aroma dan cita rasa yang dimiliki setiap kopi yang menjadikan kopi sebagai suatu hal yang tak tergantikan. Banyak jenis kopi yang sudah dicicipi oleh para pecinta kopi salah satunya kopi luwak yang telah dikenal luas oleh dunia karena luwak merupakan satu-satunya hewan yang berkontribusi dalam menciptakan cita rasa pada kopi, sedangkan jenis kopi ludah monyet atau kopi kera sedikit lebih tidak popular meski sama-sama memanfaatkan proses campur tangan hewan dalam pengolahannya.
Kopi ludah monyet pertama kali ditemukan di Chickmagalur, India tepatnya di provinsi Karnataka dan di kepulauan Taiwan yang merupakan daerah yang banyak ditumbuhi tanaman kopi. Di Taiwan, terdapat sejenis monyet khas bertubuh kecil dan berwarna abu-abu bernama Formosan Macaques dari spesies Rheus yang gemar memakan ceri kopi dan mengunyahnya hingga manis ceri kopi itu hilang kemudian meludahkannya kembali karena biji kopi tersebut tidak dapat ditelan dan dicernanya. Awalny hal ini sangat meresahkan para petani kopi di sana sehingga pada akhirnya mereka mengumpulkan biji kopi yang terjatuh dilantai dan sudah tercampur dengan ludah monyet yang kemudian dicuci, dibersihkan, diproses dan dikeringkan menjadikan kopi tersebut memiliki aroma vanilla yang unik serta membuat aftertase kopi tersebut menjadi fantastis. Para petani percaya bahwa ludah dan saliva dari hewan ini memberikan enzim yang mampu mengubah rasa dan flavour kopi menjadi lebih baik dan lebih kaya karena proses yang dilakukan hewan tersebut menyebabkan keluarnya taste yang tidak didapatkan dari manapun. Binatang luwak memilih kopi yang kemudian dicerna dan dikeluarkan dalam bentuk feses, maka kopi yang berasal dari monyet ini sedikit berbeda.
Kopi ludah monyet memiliki banyak peminat karena keunikan yang ada pada karakteristik kopi tersebut. Bila kopi sudah diproses dan diseduh, maka saat mencicipinya akan terdapat cita rasa dan aroma vanilla yang samar. Biji kopi yang sudah terkontaminasi dengan ludah monyet dapat menghasilkan cita rasa dan aroma vanilla tersebut sehingga menjadikan kopi tersebut terasa nikmat dan mengesankan.
Karena jumlah peminat yang terus meningkat dan jumlah panen yang sangat irit yaitu sekitar 3,5 sampai 272 kilogram pertahunnya yang menjadikan harga kopi ludah monyet ini jauh lebih mahal dari kopi luwak. Harga kopi ludah monyet paling murah dihargai sekitar $27 per 8 ons. Harga yang cukup fantastis.